FAKTA UNIK KERATON YOGYAKARTA

Fakta Unik Keraton Yogyakarta – Yogyakarta, pasti nama salah Satu Provinsi di Pulau Jawa ini sudah tidak asing lagi bagi para masyarakat Indonesia. Yogyakarta memang salah satu Kota besar yang sering menjadi sorotan sebagai tempat destinasi wisata. Kota ini memiliki keunikan sendiri, mulai dari makanan, budaya, serta kepemimpinannya yang dipimpin oleh Sultan.  Ibarat bunga, Jogja mempesona. Ia cantik dan juga unik. Kekayaan yang dimiliki kota ini sangat beragam, mulai dari kekayaan budaya, adat istiadat masyarakatnya,  aneka kuliner khas, beragam lembaga pendidikan dengan kualitas yang teruji, termasuk sistem pemerintahan yang berbeda dengan sistem pemerintahan di propinsi lain.

Latar belakang historis, menjadikan keraton memiliki tempat yang  begitu istimewa di hati masyarakat Jogja.  Sultan yang notabene seorang pemimpin kerajaan, secara legitimate akan merangkap  pula  sebagai kepala pemerintahan atau gubernur, dengan mekanisme pengangkatan secara turun temurun/ mengikuti garis keturunan.  Itulah salah satu alasan, kenapa kharisma keraton atau Kasultanan Ngayogyakarto Hadiningrat begitu kuat terpancar. Di samping sebagai pusat budaya, Keraton juga  merupakan salah satu dari sekian banyak destinasi wisata yang wajib dikunjungi saat berlibur ke Jogja Setidaknya, ada 3 keunikan yang dimiliki oleh Keraton Jogja, yaitu:

1. Adanya Mitos Nyi Roro Kidul

Mitos ini terkait dengan keberadaan Nyi Roro Kidul  sebagai penjaga pantai Selatan, sekaligus istri ‘gaib’ Raja-raja Mataram, termasuk keturunannya di Kasultanan Jogja.  Hingga saat ini, memang belum ada pembuktian yang bisa menjawab benar atau tidaknya ‘relasi khusus’ tersebut, namun banyak pihak mempercayai bahwa Sultan bisa berinteraksi dengan sang ratu. Ada moment-moment tertentu, dimana Sang Ratu Kidul dipercaya hadir di dalam lingkungan Keraton. Bahkan pada komplek Taman Sari, –komplek yang awalnya adalah taman atau kebun istana/ Keraton –letaknya  sekitar 1 km sebelah barat Keraton, terdapat sumur Gumuling,  tempat yang dianggap sebagai tempat sultan bertemu dengan Ratu. Nah, bagi yang  penasaran dengan mitos ini, bila sedang liburan ke Jogja sempatkanlah untuk bertanya sebanyak-banyaknya untuk menggali informasi.

2. Siti Hinggil

Tempat ini berada di dalam keraton Jogja, dan dibedakan kedalam  2 wilayah yaitu Siti Hinggil Lor (Utara) dan Kidul (Selatan). Komplek Siti Hinggil ini dibangun pada tanah yang lebih tinggi dari sekitarnya sebab digunakan sebagai tempat penyelenggaraan upacara acara resmi kerajaan. Tempat ini juga digunakan oleh Sultan untuk melihat gladi bersih upacara Garebeg. Dari  tempat  ini pula Sultan (jaman dahulu) menyaksikan manusia beradu dengan macan. Selain itu, Siti Hinggil juga digunakan untuk melatih prajurit wanita, Langen Kusumo. Siti Hinggil menjadi awal prosesi panjang upacara pemakaman sultan yang mangkat ke Imogiri.

3. Tugu Jogja

Tugu menjadi simbol ‘manunggaling kawulo-gusti’, yang artinya bersatunya raja dan rakyat, atau dapat diartikan pula sebagai persatuan antara  Sang Pencipta dengan ummatnya. Tugu ini selanjutnya akan dihubungkan dengan jalan panjang menuju pusat keraton (Terkait keber adaan  garis imaginer Gunung Merapi-Tugu-Keraton-Panggung Krapyak-Parangtritis) . Saat anda liburan ke Jogja, sempatkanlah untuk berfoto di Tugu yang sangat bersejarah untuk kota Jogja ini sebelum masuk ke Keraton.

Selain merasakan nuansa Jawa yang begitu kental, melangkahkan kaki di area Keraton Jogja juga akan membawa kita untuk  menikmati aneka koleksi barang-barang Keraton yang sangat otentik, menyaksikan pertunjukan seni, sekaligus menyusuri jejak kejayaan pemerintahan model kerajaan.

PAKET WISATA BANTUL | Paket Wisata JogjaPaket Wisata BantulPaket Wisata SlemanPaket Wisata Gunung KidulPaket Wisata Kulonprogo. JOS Tour and Travel For Your Tour Solution. Untuk pemesanan KLIK DISINI! | Hubungi kami di 0881 2796 374 | Email : Jogjaone1solution@gmail.com