GOA KEBON KREMBANG KULON PROGO

Paket Wisata – Goa Kebon merupakan salah satu dari sekian banyak goa yang ada di kulon progo. Goa kebon masih asri karena belum banyak di ketahui wisatawan. Karena belum banyak dikunjungi ini suasana alam dan kondisinya masih bersih dan eksotis.

Di goa ini juga ada air terjun yang menambah keunikan goa ini, ingin mengetahui lebih lanjut? Simak ulasan berikut.

Rute

DSCN8625

Goa Kebon berada di Desa Krembangan VII Krembangan Panjatan Kulon Progo. Jalur untuk menuju Goa Kebon sangat mudah karena sudah berupa jalan beraspal dan datar. Jalur termudah bila melalui Kota Wates, sesampainya di Monumen Nyi Ageng Serang, ambil arah selatan, perempatan Nagung belok kiri sampai Polsek Panjatan. Pertigaan Polsek Panjatan belok kiri, ikuti jalan ke arah balai desa Krembangan, kemudian belok kiri lagi. Setelah itu, sebaiknya Anda bertanya kepada masyarakat sekitar karena belum petunjuk arah menuju Goa Kebon.

Sedangkan bila melalui jalur Brosot, pertigaan Polsek Panjatan belok kanan. Dari pertigaan ini merupakan jalur yang sama yang dapat dilalui ketika mengambil jalur kota Wates. Jika masih kebingungan, bisa melihat Google Maps disini.

Tiket Gratis

Sebagai destinasi yang baru dibuka, untuk sementara pengunjung belum dipungut restribusi. Terutama di hari kerja, Senin-Sabtu. Dan di hari Minggu pengunjung hanya dipungut ongkos parkir.

Fasilitas

Fasilitas pendukung Wisata Goa Kebon tampaknya belum tersedia meskipun kawasan ini telah dibuka sebagai obyek wisata beberapa tahun yang lalu. Tidak ditemukan adanya kamar mandi umum ataupun gasebo untuk sekedar duduk dan beristirahat bagi pengunjung. Bila ingin membutuhkan fasilitas kamar mandi, pengunjung dapat menggunakan kamar mandi milik warga sekitar.

Keistimewaan Goa Kebon di Kulon Progo.

1. Air Terjun Goa Kebon

instagram @ret.noe

Air terjun menjadi salah satu andalan di lokasi wisata Goa Kebon. Tidak hanya sekedar indah, lokasi ini ternyata juga menyimpan kisah menarik.

Alkisah, daerah ini dulunya dibuka oleh seseorang bernama Kiai Abdul Soleh pada 1510 silam. Sang Kiai berinisiatif membuka lahan agar penduduk sekitar bisa mulai bercocok tanam dan menikmati hasilnya. Di dalam air terjun sendiri terdapat sebuah gua yang konon digunakan Kiai Abdul untuk mengajar murid-muridnya. Dari situlah kemudian muncul sebutan Goa Kebon atau gua di dekat lahan yang bisa ditanami.

2. Tidak Pernah Kering

instagram @suryantiluvbb

Satu lagi keiistimewaan air terjun di Goa Kebon adalah alirannya tak pernah mengering alias surut. Menurut warga sekitar, hal ini terjadi karena air terjun tidak tergantung pada aliran sungai manapun atau langsung berasal dari sumber.

Tak jauh dari situ, terdapat mata air istimewa yang diberi nama Sendang Kiai Pitu. Tidak jelas apa makna khusus di balik penamaan tersebut. Namun yang jelas banyak orang meyakini air dari sumber tersebut sanggup menyembuhkan beragam penyakit.

3. Menjadi Saksi Sejarah

Pemandangann Goa Kebon dari atas via Instagram wahyu.th

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, air terjun di Goa Kebon memiliki sebuah gua yang cukup luas. Konon lebarnya mencapai lima meter. Menurut cerita yang dipercaya warga sekitar, gua tersebut dulunya digunakan oleh Kiai Abdul untuk menyampaikan ilmu agama pada murid-muridnya.

Terlepas dari itu, gua tersebut ternyata juga punya fungsi lain. Di masa awal penjajahan, gua yang sama juga sering digunakan orang untuk bersembunyi dari prajurit Belanda. Sayangnya, belum ada pakar yang bisa memberikan bukti kuat soal ini.

4. Pemandangan Stalaktit dan Stalakmit

Pemandangan bebatuan di sekitar Goa Kebon via Instagram widinuruln

Goa Kebon sangat layak dikunjungi bagi penggemar wisata alam, terutama gua. Begitu masuk ke dalam, kita akan langsung disambut dengan pemandangan menakjubkan berupa gugusan stalaktit dan stalakmit.

Bahkan ada stalaktit dan stalakmit yang kedua ujungnya sudah saling bertemu, hingga membentuk semacam tiang penyangga. Sayangnya, tidak ada informasi lengkap mengenai seberapa dalam gua ini dan sampai berapa jauh pengunjung bisa masuk.