Lontong Lemprak Makanan Khas Batang

Paket Wisata Bantul – Kalian lagi main main ke Batang? di tengah tengah lagi asyik jalan jalan perut mulai keroncongan. Nah aku rekomendasiin untuk kalian nyobain lontong lemprak khas batang ini. Ueeenaakk e polll. Nyesel deh kalau ga nyobain.

Loh kenapa sih makanan ini dinamain lontong lemprak? Oke, bagi kalian yang bertanya tanya kenapa makanan ini dinamakan lontong lemprak, aku akan menjelaskannya. Lemprak itu artinya ngelemprak yang berarti duduk lesehan. Kenapa dinamakan begitu? Karena saat kita ke pedagang lontong lemprak, disana sedikit seklai yang menyediakan kursi. Disana hanya disediakan karpet yang digelar, dan kita memakan makanana itu dengan duduk lesehan.

Ada apa saja, sih, dalam lontong lemprak? Di dalam lontong lemprak terdapat opor ayam kampung, tahu rebus, dan kuah kuning keputihan menjadi pelengkap lontong lemprak. Areh dan santanlah yang menjadi asal dari warna kuah ini. FYI, areh adalah santan kental yang dibumbui. Jadi rasanya lezat dan gurih.

Selain itu, merica, jahe, kunyit, bawang merah, bawang putih, daun salam, dan akar sereh jadi bumbu lain yang juga digunakan dalam kuah lontong lemprak. Bicara soal rasa, kuah lontong ini memiliki rasa yang gurih dan sedap. Biar makin mantap, nggak jarang orang menyantapnya dengan emping melinjo.

https://genpibanten.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG_20180326_104716.jpg

Ketimbang ayam boiler, opor ini menggunakan ayam kampung lantaran dagingnya lebih kesat. Kendati pakai ayam kampung, tapi dagingnya nggak alot, lo. Aromanya pun bikin kamu menelan air liur. Duh, duh, jadi pengin nyobain, nih. Harganya agak mahal sih, tapi rasanya sepadan. Untuk seporsi lontong lemprak, kamu perlu mengeluarkan uang sekitar Rp 18.000 – Rp 20.000.

Makanan pendamping Lomtong lemprak ini adalah emping melinjo. Selain rasanya yang enak dan menggiurkan harganya pun tak terlalu mahal. Yakin gamau nyoba lomtong lemprak?