MAKAN SAMBIL BELAJAR DI OMAH PRING

Paket Wisata  – Seperti kata penggagasnya, di Omah Pring kita bisa makan sambil belajar kebudayaan.

“Omah pring adalah sebuah bangunan yang terbuat dari bambu, loaksi ini biasa menjadi rest area, kuliner, membatik, wisata jelajah Desa Candirejo, sehingga harapanya mampu mengangkat wisata Jelajah Desa Wilayah Borobudur.” penggagas Omah Pring Anung Sujatmiko.

Lokasi Omah Pring

Hasil gambar untuk menu omah pring magelang

Terletak di Jl. Borobudur-Sendangsono Km. 3, Desa Wisata, Margonodadi, Candirejo, Kec. Borobudur, Magelang, Jawa Tengah 56553, Omah Pring Buka Setiap Hari mulai pukul 08.00 – 16.00 WIB. Jika melalui Google Maps bisa dilihat disini.

Letaknya tidak jauh dari kawasan wisata Candi Borobudur kira – kira tiga kilometer ke arah tenggara dari Candi Borobudur. Omah pring merupakan sebuah bangunan yang semuanya rebuat dari bambu, yang membuat menarik adalah lokasinya yang dibuat di pinggiran sungai progo. kita dapat menikmati panorama alam yang indah dengan suasana asri pedesaan. Selain itu kita juga dapat melihat orang – orang yang sedang bermain rafting di sungai progo.

Harga Tiket Masuk

Hasil gambar untuk menu omah pring magelang

Untuk kamu yang ingin mempelajari kebudayaan indonesia khususnya membatik, bisa berkunjung ke Omah Pring. Berlokasi di lereng Gunung Merapi,  wisatawan bisa melihat pemandangan indah  berupa Gunung Merbabu dari atas gardu pandang di sini. Selain itu, wisatawan yang datang ke sini juga bisa mencoba banyak kegiatan outdoor seperti river tube. Harga tiket masuk ke Omah Pring tersebut juga termasuk terjangkau yakni hanya sekitar Rp 10.000 saja.

Belajar Kebudayaan Indonesia

Menurut Saryan, destinasi desa wisata perlu diperbanyak namun harus dikelola dengan adil, transparan serta memberikan nilai dan manfaat bagi masyarakat sekitarnya. Ia berpesan agar koperasi desa wisata bisa memberdayakan seluruh potensi dan terus menggali potensi lain untuk pengembangan wisata berbasis masyarakat.

”Masyarakat harus welcome terhadap wisatawan. Berkembang atau tidak tergantung bagaimana pengelolaan desa wisata. Koperasi haruss mampu mengakomodasi sama adilnya. Jangan sekedar mengeksploitasi desa,” ujar Saryan. Peneliti UGM Widyastuti mengungkapkan, jenis wisata yang cocok di desa wisata adalah eco tourism.

Untuk itu, ia mendorong Desa Wisata Candirejo mengembangkan wisata budaya dan kekayaan alam. ”Magelang punya banyak acara budaya seperti merti desa dan merti dusun. Kearifan lokal ini adalah aset wisata. Jika mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat, maka harus memperhatikan kearifan lokal,” jelas dia.