MENGENAL SEJARAH LAWANG SEWU SEMARANG

Mengenal Sejarah Lawang Sewu Semarang – Tempat wisata di Semarang tidak hanya Sam Poo Kong (Baca juga : Fakta Unik Sam Poo Kong). Tempat wisata lain adalah lawang sewu. Pasti kalian pernah mendengar lawang sewu bukan? Atau bahkan sudah pernah mengunjungi tempat wisata lawang sewu? Bagi yang belum yuk kita pelajari apa saja sih sejarah dari lawang sewu Semarang?

Sejarah Lawang Sewu Semarang

Kantor Administrasi Perusahaan Kereta Api

Pertama-tama, kami akan mengajakmu mengetahui sejarah Lawang Sewu Semarang. Di balik kisah angkernya, bangunan ini punya peran penting dalam perkembangan perkeretaapian di Indonesia.

Ya, dibangun tahun 1904 – 1907, gedung ini sebenarnya merupakan kantor Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS), salah satu perusahaan kereta api terpenting di Hindia Belanda.

Perusahaan ini lah yang membangun rel kereta api pertama di Indonesia tanggal 17 Juni 1864 silam. NIS juga membangun stasiun pertama di Indonesia, yakni Stasiun Samarang yang akhirnya tutup tahun 1905 karena sering terendam rob.

Awalnya, kegiatan administrasi NIS dilakukan dilakukan di Stasiun Semarang Gudang. Namun, seiring berkembangnya perusahaan, kantor tersebut tidak mampu lagi menampung banyaknya pegawai.

Akhirnya, dibangunlah Lawang Sewu Semarang sebagai kantor administrasi NIS yang baru. Seluruh perencanaan pembangunan termasuk artsitektur dikerjakan di Belanda.

Meski demikian, arsitekturnya disesuaikan dengan iklim tropis di Indonesia. Karena itulah ada banyak pintu berukuran besar di tempat ini. Tujuannya memang untuk sirkulasi dan penyejuk udara alami.

Jumlah blok pintunya sendiri sebenarnya tak mencapai seribu, “hanya” 429. Tapi kalau dihitung dengan daun pintunya, jumlahnya mencapai 928.

Sebenarnya, jumlah awalnya lebih banyak lagi. Namun, beberapa sudah hilang dicuri saat zaman perang.

Saksi Bisu Pertempuran 5 Hari di Semarang

Pasca kemerdekaan, gedung Lawang Sewu Semarang dipakai sebagai kantor Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI), cikal bakal PT Kereta Api Indonesia (PT KAI).

Selang beberapa bulan, peristiwa Pertempuran 5 Hari di Semarang (14 – 19 Oktober 1945) meletus. Gedung megah ini menjadi salah satu lokasi pertempuran masyarakat Indonesia melawan tentara Jepang.

Angkatan Muda Kereta Api (AMKA) Indonesia juga berusaha mempertahankannya agar tidak direbut tentara Jepang kembali. Sebelumnya, Jepang memang sempat menggunakannya sebagai kantor Jawatan Transportasi.

Konon katanya, di masa tersebut, Jepang juga menyulap lorong bawah tanah menjadi penjara dan ruang penyiksaan. Dari situlah muncul berbagai kisah misteri Lawang Sewu Semarang.

Salah satu yang paling santer adalah tentang keangkeran ruang penyiksaan Lawang Sewu ini. Selain itu, ada juga kisah tentang arwah noni Belanda yang dulu pernah diperkosa dan gentayangan di sana.

PAKET WISATA BANTUL | Paket Wisata JogjaPaket Wisata BantulPaket Wisata SlemanPaket Wisata Gunung KidulPaket Wisata Kulonprogo. JOS Tour and Travel For Your Tour Solution. Untuk pemesanan KLIK DISINI! | Hubungi kami di 0881 2796 374 | Email : Jogjaone1solution@gmail.com