Hasil gambar untuk misteri candi ngawenMENGUNGKAP MISTERI CANDI NGAWEN

Paket Wisata – Dengan adanya keempat patung di beberapa candi di Kompleks Candi Ngawen membuat misteri dan orang bingung. Pasalnya patung Singa yang dikira sebagai penjaga kompleks candi yang masih berhubungan dengan peninggalan Budha termasuk relief yang susah ditemukan. Selain misteri tentang Singa Misterius ini, candi ini merupakan salah satu candi yang sepi pengunjung. Mungkin karena 3 dari 5 candi disana sudah ‘tidak lengkap’. Ingin mengetahui lebih lanjut? Simak ulasan berikut.

Candi Ngawen

Candi ini terdiri dari 5 buah candi kecil, dua di antaranya mempunyai bentuk yang berbeda dengan dihiasi oleh patung singa pada keempat sudutnya. Sebuah patung Buddha dengan posisi duduk Ratnasambawa yang sudah tidak ada kepalanya tampak berada pada salah satu candi lainnya. Beberapa relief pada sisi candi masih tampak cukup jelas, di antaranya adalah ukiran KinnaraKinnari, dan kala-makara

Patung Budha ini memiliki sikap duduk Ratna Sambawa atau biasa disebut Dyani Budha Ratna Sambawa. Sedangkan sikap tangan dari Dyani Budha Ratna Sambawa adalah Bumi Sparca mudra. Sebuah posisi tangan ketika memanggil Dewi Bumi untuk membantu mengusir mara bahaya ketika Sidharta bertapa di bawah pohon bodi.

Lokasi dan Harga Tiket Masuk

Candi Ngawen ini terletak di Desa Ngawen, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang. Candi Ngawen berada di samping persawahan dan tidak terlalu jauh dari pemukiman masyarakat. Meskipun ukurannya tidak terlalu besar, tetapi keadaan komplek Candi Ngawen cukup terawat dan bersih. Untuk mengunjunginya kalian tidak perlu mengeluarkan biaya alias gratis, kalian hanya perlu mengisi buku administrasi saja. Candi Ngawen sendiri buka mulai dari pukul 08.00-16.30 WIB.

Alamat : Mapas [disini]

Kompleks Candi Berderet

ngawen

Kompleks Candi Ngawen berlatar belakang agama Buddha dibuktikan dengan temuan arca Dhyani Budha Ratna Sambawa di Candi II dan arca Dhyani Budha Amithaba di Candi IV. Di dalam agama Budha Mahayana mengenal kelompok lima Dyani Budha yang menguasai lima arah mata angin. Kelima Dyani Budha tersebut dalam perwujudnya arcanya dapat dikenal pada sikap tangannya yang disebut mudra:

  1. Dyani Budha Aksobya dengan Bhumisparsa mudra (menunjuk bumi sebagai saksi), sebagai penguasa timur
  2. Dyani Budha Ratnasambhawa dengan Vara mudra (sikap memberi anugrah), sebagai penguasa selatan
  3. Dyani Budha Amithaba dengan Dhyana mudra (sikap bersemedi), sebagai penguasa barat
  4. Dyani Budha Amoghasidha, dengan Abhaya mudra (sikap menolak bahaya), sebagai penguasa utara
  5. Dyani Budha Wairochana, dengan Dharma Cakra Mudra (sikap memutar roda dharma), sebagai penguasa zenith.

Berdasarkan sistem lima sistem Dyani Budha tersebut diatas maka Kompleks Candi Ngawen yang terdiri dari lima bangunan candi diperuntukkan bagi Dhani Budha yang berjumlah lima.

Kompleks Candi Ngawen merupakan komplek percandian yang terdiri dari lima (5) buah candi yang berderet sejajar utara-selatan, bangunan candi menghadap timur. Berturut turut dari arah selatan Candi Ngawen I,II,III,IV dan V dengan masing-masing candi berdenah bujur sangkar. Adapun jarak candi satu dengan yang lainnya 4 meter. Candi II dan IV memiliki ukuran dan bentuk konstruksi yang sama. Dari kelima (5) candi yang terdapat di Kompleks Candi Ngawen hanya candi II yang telah dipugar pada tahun 1927 sehingga candi ini mempunyai komponen yang paling lengkap. Empat candi yang lain hanya tinggal kaki.

 Keunikan Candi Ngawen

Keunikan seni arsitektur candi ini, salah satunya ditemukan pada arca singa yang menopang empat sisi bangunan candi yang berhasil direkonstruksi dari lima bangunan yang diperkirakan seharusnya ada. Gaya ukiran arca singa ini menyerupai lambang singa pada negara Singapura, dan berfungsi mengaliri air yang keluar lewat mulut arca.

Berbagai sumber sejarah menyebutkan bahwa  arca singa semacam ini tergolong sulit ditemukan pada bangunan-bangunan candi di Jawa. Namun, arca model ini dapat ditemui di beberapa kuil di wilayah Mathura di India. Hingga kini masih menjadi misteri adanya Singa Misterius di keempat sisi candi tersebut.

Nah, jika kalian ingin berkunjung kesini sebaiknya bagi anda membawa perbekalan sendiri karena jauh dari tempat jualan makanan dan minuman. Jangan lupa jaga kebersihan ya! Semoga bermanfaat . . .