Pantai Congot Sisi Barat Yogyakarta

Paket Wisata Bantul – Pantai congot sendiri adalah salah satu pantai tempat berlabuhnya kapal nelayan penagkap ikan. Pantai congot masih sangat jarang diekspos banyak orang. Pantai ini menjadi muara sungai bogowonto, dan sekarang di sebelah barat pantai  terdapat wisata yang baru ngehits yaitu hutan mangrove pasir mendit. Nah inilah sekilas tentang Pantai Congot Sisi Barat Yogyakarta.

Jembatan Pantai Congot menghiasi pantai memebrikan keindahan dan aksen unik
Jembatan Pantai Congot. Image via:  @rahmat.wibowo

Lokasi Pantai Congot

Pantai congot sendiri secara administratif berada di desa jangkaran, kecamatan temon, kabupaten kulon progo, provinsi yogyakarta. Sebuah kabupaten paling barat di provinsi jogja. Pantai congot sendiri berlokasi di sebelah barat calon bandara internasional yogyakarta.

Rute Menuju Pantai Congot

Menuju ke Pantai Congot dapat ditempuh dengan kendaraan darat menuju ke Kulonprogo. Jalur yang ditempuh sama dengan jalur menuju  Pantai Glagah dan Pantai Trisik. Karena panai-pantai ini bersebelahan dalam 1 kompleks.

Rute yang bisa dilalui untuk mencapai lokasi yaitu dari pusat kota Yogyakarta menuju Jalan Wates. Apabila sampai di Patung Nyi Ageng Serang, pengunjung dapat mengambil arah menuju Purworejo yang akan melewati terminal Wates.

Menikmati Angin Pantai congot denagn duduk di ayunan tepi pantai
Menikmati angin pantai. Image via: dinpar.kulonprogokab.go.id

Jarak yang ditempuh kurang lebih 10 kilometer hingga menemukan jalan yang membentuk huruf Y. Lalu ambil jalan ke kiri hingga bertemu jembatan Congot. Dari situ akan ditemukan petunjuk jalan yang menunjukan Dusun Pasir Mendit.

Karena kawasan Pantai Congot menjadi satu dengan Hutan Mangrove, jadi perjalanan dalam menemukan pantai ini akan lebih mudah.

Jam Buka Pantai Congot

Pantai Congot buka setiap hari sepanjang minggu. Lokasi wisata ini mulai buka pukul 08.00, dengan batas waktu berkunjung hingga pukul 17.00.

Tempat ini seringkali dipilih sebagai tempat untuk hunting sunset, oleh karena itu banyak pengunjung yang datang di waktu mendekati matahari tenggelam.

Sunset pantai Congot terkenal akan keindahan langit lembayungnya.
Sunset pantai Congot. Image via: @ersas_elnino

Tiket Pantai Congot

Jika sebelumnya pengunjung telah mengunjungi Pantai Glagah, untuk memasuki wilayah wisata Pantai Congot tidak perlu membayar lagi. Tetapi jika belum memiliki tiket Pantai Glagah, pengunjung harus membayar uang retribusi sebesar 5.000 rupiah per orang.

Jika pengunjung sudah memiliki tiket Pantai Glagah maka pengujung Pantai Congot hanya perlu membayar biaya parkir saja. Untuk sepeda motor Rp 2.000 dan mobil Rp 5.000.

Fasilitas Pantai Congot

Hampir sama dengan pantai-pantai yang lain. Di Pantai ini terdapat beberapa warung makan seafood milik penduduk sekitar. Adapun penginapan masih  belum ada. Mungkin ke depan area wisata pantai congot akan banyak hotel dengan dibangun nya bandara internasional.

Namun untuk fasilitas kamar mandi umum  dan tempat ganti baju sudah tersedia, walau dalam bentuk bangunan sederhana.

Daya Tarik Pantai Congot

  1. Panorama Pantai Congot

pantai Congot terlindung oleh teduh pepohonan di sepanjang pantai
Pantai yang teduh. Image via: wisata-kulonprogo

Begitu melangkahkan kaki di Pantai Congot, pengunjung akan dimanjakan oleh panorama pantai berpasir hitam yang eksotis.  Pepohonan disekitar pantai menjadi tempat favorit pengunjung untuk berteduh juga berfoto.

Sepertinya, waktu terbaik untuk mengunjungi pantai ini adalah di waktu sore ataupun pagi hari. Di sore hari, tepatnya saat matahari tenggelam, pengunjung akan mendapatkan nuansa romantis. Sedangkan di pagi hari, semilir angin pantai berhembus bersamaan dengan aktivitas para nelayan.

Kegiatan menjala ikan di sepanjang garis pantai dapat menjadi pemandangan tambahan saat berkunjung ke pantai nelayan ini. Kapal kecil pencari ikan yang bersandar berderet di tepian dengan beberapa nelayan yang sedang membersihkan kapalnya.

Jika datang pada pagi hari kapal nelayan banyak yang terapung-apung di lautan, sedangkan jika di siang hari, pengunjung akan melihat kapal yang menepi dan beberapa nelayan yang membawa ikan tangkapannya.

  1. Hutan Mangrove Pasir Mendit

Untuk menyusuri Magrove pantai congot pengelola menyediakan jembatan kayu
Menyusuri Mangrove. Image via: bisniswisata.co.id

Tidak kalah dengan keindahan laguna di Pantai Glagah, di dekat Pantai Congot juga terdapat segudang wisata alam yang menakjubkan. Salah satu wisata alam paling terkenal ialah hutan mangrove yang terletak di Pasir Mendit Kecamatan Temon Kulon Progo.

pesona hutan mangrove pantai congot tidak terbendung, Berawal dari foto-foto yang tersebar di media sosial.  Seperti facebook dan instagram. Itu menjadikan hutan mangrove pantai ini  ramai.

Warga setempat berusaha berperan aktif, dengan secara swadaya membangun lahan untuk parkir dan jembatan jambu agar pengunjung bisa melihat-lihat lokasi hutan mangrove.

  1. Memancing

Mancing di pantai Congot.
Mancing di pantai Congot. Image via: travelisme.com

Berjalan ke arah barat dari pantai pengunjung akan menemukan pertemuan air tawar dari Sungai Bogowonto yang menyatu bersama dengan air laut. Merupakan wilayah muara sungai menjadikan tempat ini kaya akan beragam jenis ikan dengan jumlah yang banyak.

Pantai yang berada di muara sungai Bogowonto ini merupakan tempat pertemuan antara air sungai dan air laut. Percampuran antara air laut dan air sunga menjadikan Pantai Congot kaya akan beragam jenis ikan. Bahkan menangkap ikan segar di  pantai ini tidak perlu peralatan lengkap.

Hanya bermodal dengan jala kecil di pinggiran pantai, ikan pun akan datang dengan sendirinya.Maka dari itu,  jangan pantai ini dimanfaatkan sebagai ladang penghasilan bagi para nelayan.  Bagi pecinta olahraga pancing, Congot adalah spot yang pas untuk rekreasi sekaligus memancing.

  1. Kuliner Dan Oleh-Oleh

wisata kuliner see food pantai Congot patut dicoba sebagai bagian dari paket wisata
Kuliner pantai. Image via: Airaginrin chanel

Belum lengkap berwisata ke Pantai Congot tanpa berbelanja oleh-oleh dan berburu kuliner. Pantai yang terletak di Desa Jangkaran ini ternyata juga memiliki kerajinan unik. Aneka kerajinan yang terbuat dari serat tanaman pandan pantai dapat di temukan di sekitaran pantai.

Kerajinan yang telah merambah ke pasar Internasional  ini sudah dirintis sejak tahun 2008 silam hingga saat ini. Bukan hanya itu saja, wisata air ini juga terkenal dengan budidaya ikan dan udang tambak, Oleh karena itu, untuk masalah kuliner tidak perlu risau. Pengunjung bisa melakukan hunting makanan hingga puas di sini.

Di sepanjang antai berjejer warung warung yang menawarkan aneka olahan laut khususnya ikan dan udang. Tidak hanya olahan ikan siap santap, disini juga tersedia aneka jenis ikan mentah yang langsung didapat dari hasil tangkapan para nelayan.

Jelajah Mangrove dengan sampan di pantai congot
Berlayar di Mangrove. Image via: @masmeya

Jangan tunggu lebih lama lagi, jadikan momen liburan ke Yogyakarta semakin seru dan berkesan dengan memasukkan Pantai ini ke daftar destinasi wisata anda.