Pura Tirta Empul Tampak Siring Bali

Pura Tirta Empul Tampak Siring Bali – Belum lengkap rasanya jika ke Bali belum menikmati wisata yang berbau budaya dan religi. Anda dapat mengunjungi Pura Tirta Empul Tampak Siring yang dijadikan umat Hindu sebagai tempat ibadah. Lokasi ini dibuka untuk umum, sehingga dijadikan sebagai tempat wisata budaya. Di Pura Tirta Empul ini anda bisa menikmati pemandian air suci yang dipercaya sebagai tempat melukat (meruwat) dan membersihkan segala kotoran yang melekat pada badan rohani kita.

Sehingga tidak mengherankan, ketika anda berkunjung ke Pura Tirta Empul, pada saat bertepatan pada hari Suci seperti saat Purnama, selain wisatawan, juga para pemeluk umat Hindu yang ingin melakukan penyucian diri pada tempat pemandian suci.

Permandian suci di Tirta Empul Tampak Siring

Daya tarik objek wisata di Bali ini, bukan hanya karena keberadaan Pura Tirta Empul saja, tapi juga permandian suci yang dijadikan para pemeluk Hindu untuk menyucikan diri, terutama rohani manusia yang diliputi berbagai aura negatif. Pada hari-hari tertentu yang dianggap suci pada kalender Hindu Bali, seperti Purnama, Banyupinaruh dan sejumlah hari besar lainnya, maka permandian suci ini dipenuhi oleh para pengunjung, sampai memenuhi kolam permandian untuk antre satu persatu.

Mata air suci yang keluar dari pelataran pura dan disalurkan ke sejumlah pancoran dalam kolam permandian ini, para pengunjung harus rela antre berlama-lama di kolam permandian, untuk mendapatkan giliran membersihkan diri pada pancoran-pancoran yang ada di lokasi. Mata air alam yang keluar dari pelataran pura Tirta Empul juga sebagai tempat memohon air suci dalam kebutuhan upacara.

Selain pura Tirta Empul di Tampak Siring, sumber mata air alam lainnya yang sering dijadikan untuk membersihkan atau menyucikan diri secara spiritual adalah pancoran Sudamala Bangli, Pancoran Pitu di Kapal, Air terjun desa Sebatu dan Yeh Masem Karangasem. Tempat-tempat tersebut selain memiliki aura magis, namun kendahan alamnya, ataupun nilai budaya dan sejarahnya menjadi tempat wisata yang dikunjungi saat tour di Bali.

Pura Tirta Empul Tampak Siring sebagai peninggalan kerajaan yang memiliki nilai sejarah. Objek wisata di Bali ini melengkapi tempat wisata bersejarah, seandainya anda tertarik pada tempat-tempat seperti ini, selain dengan ikut tour, alternatif lainnya bisa sewa mobil di Bali dan bisa mengunjungi tempat terdekat lainnya seperti Ubud, Tegalalang, Gunung Kawi dan Goa Gajah.

Secara etimologi nama pura Tirta Empul, berasal dari kata tirta atau air dan empul berarti menyembur, secara keseluruhan berarti air suci yang keluar menyembur dari tanah. Berkunjung ke Tirta Empul, pada sebelah baratnya anda bisa menyaksikan Istana Tampak Siring, terlihat lembah-lembah dengan taman yang asri. Istana Tampak Siring sementara tidak dibuka untuk umum, sehingga wisatawan tidak bisa berkunjung ke sana.

Air yang keluar dari pelataran pura Tirta Empul, mengalir ke sungai Pakerisan, yang pada aliran sungai tersebut digunakan sebagai tempat wisata petualangan Bali River Tubing.

Sejarah pura Tirta Empul Tampak Siring

Nama Tampak Siring sendiri berasal dari Tampak yang berarti telapak kaki dan Siring artinya miring. Kata telapak tersebut berkaitan dengan adanya mitologis dari raja yang Mayadenawa yang memerintah kala itu.

Raja Mayadenawa sendiri adalah raja yang sakti, bisa merubah wujudnya ke berbagai macam bentuk. Dalam pemerintahannya Raja Mayadenawa memerintah dengan lalim. Oleh karena itu dewa kahyangan merasa prihatin dengan keadaan kerajaan seperti itu, kemudian mengutus dewa perang yaitu Dewa Indra turun ke bumi bersama pasukan kahyangan untuk memerangi dan menghancurkan raja Mayadenawa. Kalah dalam perang raja berlari ke tengah hutan, untuk menghilangkan jejak kemudian berjalan dengan telapak kaki miring, itulah asal muasal nama Tampak Siring.

Sedangkan keberadaan pura Tirta Empul, terjadi karena raja Mayadenawa dalam perang berusaha mengelabui musuhnya dengan menciptakan mata air beracun, dengan air beracun yang diciptakan, pasukan yang sedang kehausan meminum air tersebut dan sanggup membunuh hampir sebagian pasukan dewa Indra yang sedang mengejarnya. Mengetahui hal tersebut dengan kekuatannya maka Dewa Indra menancapkan tombaknya ke buni dan menyemburlah air yang juga sebagai penawar mata air beracun. Oleh sebab itulah nama sumber mata air yang menyembur dari tanah dinamakan Pura Tirta Empul lokasinya di Tampak Siring.

Dalam pengejaran Mayadenawa, raja ini selalu berubah bentuk untuk mengelabui dewa Indra, tapi dengan kesaktiannya akhirnya raja Mayadenawa bisa dimusnahkan. Dan peristiwa tersebut diperingati dengan kemenangan Dharma (kebaikan) melawan Adharma (kejahatan) dan diperingati pada saat hari Raya Galungan.

PAKET WISATA BANTUL | Paket Wisata JogjaPaket Wisata BantulPaket Wisata SlemanPaket Wisata Gunung KidulPaket Wisata Kulonprogo. JOS Tour and Travel For Your Tour Solution. Untuk pemesanan KLIK DISINI! | Hubungi kami di 0881 2796 374 | Email : Jogjaone1solution@gmail.com