Sangeh Bali Monkey Forest

Sangeh Bali Monkey Forest – Bali memiliki sejuta wisata yang selalu wajib untuk dikunjungi. Wisata alam, budaya, hingga religi yang ada di Bali begitu banyak. Mayoritas agama di Bali adalah Hindu, sehingga jika anda pergi ke Bali akan ada banyak sekali Pura yang digunakan untuk sembahyang. Bali sendiri memiliki tiga buah tamah hutan yang dihuni oleh ratusan kera yang dikelola dan dijadikan sebagai taman wisata.

Lokasi objek wisata Sangeh di desa Sangeh, Kec. Abian Semal, Kab. Badung, jarak dari Denpasar sekitar 22 km, sedangkan jarak tempuh dari arah bandara sekitar 60 menit. Objek wisata terdekat dari kawasan hutan kera ini adalah Tanah Uwuk, Sungai Ayung yang dijadikan sebagai rafting di Bali paling populer dan juga air terjun Nungnung yang terletak di desa Pelaga, Petang. Tempat-tempat tersebut akan menjadi tujuan menarik dalam mengemas acara tour, karena pada jalur ini banyak tempat wisata populer yang bisa anda singgahi, sehingga acara jalan-jalan anda tidak akan terasa membosankan.

Objek wisata Sangeh Bali

Seperti halnya objek wisata monkey forest lainnya, kawasan hutan kera Sangeh ini sudah sangat tertata dengan baik, sarana parkir sangat luas dan memadai, toilet serta sejumlah petugas jagawana atau pemandu wisata juga disiapkan. Kera-kera penghuni hutan di Sangeh Bali ini cukup jinak, karena sudah terbiasa dengan pengunjung yang berbeda-beda, namun demikian hendaknya pengunjung juga perlu berhati-hati membawa barang bawaan seperti tas, topi dan dompet yang bisa saja menarik perhatian mereka, karena kera-kera tersebut suka jahil mengambil barang bawaan pengunjung, termasuk sejumlah aksesoris tubuh seperti kaca mata, walaupun ada kemungkinan akan dikembalikan lagi setelah diberi makanan seperti kacang ataupun pisang.

Monkey forest Sangeh Bali ini merupakan hutan dihuni oleh ratusan kera jinak dan didominasi pohon pala menjulang tinggi sampai 50 meter, sehingga sangat rindang dan terasa sejuk, pengunjung akan terasa nyaman berlama-lama di hutan ini, luas hutan pala ini mencapai 14 hektar. Menurut penuturan warga, hutan di Sangeh ini merupakan hutan buatan yang sengaja dibuat oleh kerajaan Mengwi sebagai sebuah taman kerajaan dalam pembuatannya dirahasiakan, agar terlihat lebih cantik maka didatangkalah pohon pala dari kawasan Gunung Agung, tapi akhirnya pembuatan taman tersebut diketahui warga dan akhirnya diberhentikan, sehingga diberi nama Sangeh yang berarti ada orang melihat, dan pohon-pohon pala tersebut tumbuh besar sampai sekarang menjadi sebuah hutan lindung dan dihuni oleh ratusan kera.

Di kawasan hutan terdapat sebuah pura bernama Pura Bukit Sari, keberadaan tempat suci tersebut menandakan tempat ini disakralkan. Hal menarik di kawasan objek wisata Sangeh Bali, kera-kera penghuni hutan tersebut memiliki sejumlah koloni atau kelompok, dan setiap kelompok memiliki seekor pemimpin, dan mereka memiliki satu pemimpin yang tertinggi atau seekor raja menjadi seekor raja kera di hutan Sangeh. Warga juga yakin bahwa kera-kera penghuni hutan adalah kera duwe (milik) dari Sesuhunan Pura Bukit Sari, sehingga warga tidak berani untuk mengganggu keberadaan mereka.

Jika anda berkunjung ke sini anda bisa bertanya pada petugas hutan untuk mengetahui yang mana raja hutan tersebut. Tentunya raja kera tersebut memiliki tubuh paling besar, paling kuat, memiliki karisma dan dituakan, Raja kera juga diberikan hak istimewa seperti kesempatan mendapatkan makanan sampai puas dan juga hak mengawini kera betina, tempat tinggalnya di kawasan areal pura Bukit Sari, kedengarannya cukup unik dan menarik. Mau foto dengan kera penghuni hutan, anda bisa meminta bantuan jasa guide setempat, agar anda merasa aman dan nyaman. Alamnya yang indah dengan pohon-pohon tinggi, kawasan ini juga sering dijadikan tempat pengambilan foto prewedding.

Selain itu hal unik lainnya di tempat ini ada sebuah pohon pule, diperkirakan sudah berumur ratusan tahun, warga setempat menyebutnya sebagai pohon Lanang Wadon. Sebutan tersebut dikarenakan bagian bawah batang pohon berlubang melambangkan kelamin wanita, sedangkan di dalam lubang pohon tersebut terlihat batang tumbuh mengarah ke bawah seperti kelamin pria. Pohon pule Lanang Wadon di Sangeh ini tumbuh di pelataran depan, sebuah pelinggih berada di areal pohon tersebut, itu menandakan pohon tersebut disakralkan dan pasti akan terus dijaga tumbuh lestari. Di Bali pohon pule memiliki arti penting dalam pembuatan topeng-topeng sakral seperti pembuatan topeng Barong dan juga topeng rangda yang dipercaya memiliki aura mistis sangat kental.

Pada bagian depan objek wisata Sangeh, terdapat sebuah patung Rahwana yang dikerubuti oleh puluhan monyet, patung Rahwana tersebut mengambil kisah dari epos Ramayana. Tempat ini juga cukup menarik untuk photo-photo. Semua yang ada di kawasan ini, baik itu pohon pala, pura dan kera-kera jinak, menjadi tempat ideal untuk rekreasi terutama bagi keluarga dan anak-anak, mengenalkan mereka lebih dekat dengan alam salah satunya bisa berinteraksi dengan monyet penghuni hutan.

Objek wisata Sangeh Bali ini, menjadi tujuan jalan-jalan menarik bagi mereka penyuka wisata alam selain itu memang jalur wisata Sangeh memberikan kesempatan berpetualang lebih maksimal, karena sejumlah tempat petualang bisa diakses lebih dekat seperti rafting di sungai Ayung, Agrowisata Pelaga dan trekking ke air terjun Nungnung, sehingga trip seharian penuh dengan jurusan Sangeh akan menjadi lebih lengkap dan menyenangkan.

Cara berkunjung ke Objek wisata Sangeh

Berkunjung ke Sangeh, bisa dengan kendaraan sendiri tetapi bagi wisatawan bisa sewa motor ataupun sewa mobil di Bali dan jika anda ingin lebih bersantai bisa sewa berikut supir atau bisa ikut tour yang sudah dipersiapkan agen perjalanan anda. Sementara ini pengunjung paling banyak datang ke sini adalah wisatawan asing. Namun pada liburan hari raya dan sekolah dipenuhi wisatawan domestik dan warga lokal.

Tiket masuk ke Sangeh Bali Rp 10.000/orang dewasa dan Rp 5.000/anak-anak. Jika anda berada di kawasan Bali Selatan seperti Kuta ataupun Nusa Dua, salah satu agenda tour yang bisa anda susun agar lokasinya searah adalah; objek wisata Sangeh, Bedugul, Taman Ayun dan terakhir Tanah lot atau Sangeh, Ayung Rafting, agrowisata Pelaga, Jembatan Tukad Bangkung dan terakhir air terjun Nungnung.

PAKET WISATA BANTUL | Paket Wisata JogjaPaket Wisata BantulPaket Wisata SlemanPaket Wisata Gunung KidulPaket Wisata Kulonprogo. JOS Tour and Travel For Your Tour Solution. Untuk pemesanan KLIK DISINI! | Hubungi kami di 0881 2796 374 | Email : Jogjaone1solution@gmail.com