Tempat Ngopi Hits di Sekitar Malioboro Jogja

paketwisatabantul – Malioboro dan Yogyakarta seperti tidak pernah terpisahkan. Sebidang jalan yang membentang dari perlintasan kereta Stasiun Tugu di utara hingga perempatan Benteng Vredeburg di selatan, kerap menjadi nama yang terlintas pertama kali ketika menyebut tentang Kota Pelajar.

Selain deretan toko komersial dan jajanan malam khas lokal, kawasan Malioboro dan sekitranya juga belakangan kian diramaikan oleh kehadiran beberapa kedai kopi hits.

Berikut adalah lima tempat ngopi hits yang wajib kamu sambangi ketika berkunjung ke Malioboro.

1. Kedai Kopi Mataram

Berlokasi hanya lima menit dari ujung utara Jalan Malioboro, tepatnya di Jalan Mataram, kedai kopi ini menyempil di tengah pusat industri sepatu dan oleh-oleh lokal. Segala racikan kopi favorit tersedia di sini, mulai dari Latte hingga Affogato, semuanya terasa nikmat. Jangan lupa juga untuk mencicipi keunikan beragm kopi Nusantara di sini, seperti Kopi Aceh Gayo, Kopi Papua, Kopi Java Ijen Robusta, dan masih banyak lainnya. Tersedia pula beberapa permaian tradisional, seperti congklak misalnya, untuk memeriahkan suasana kumpul-kulmpul bareng sahabat di sini.

2. Loko Coffee Shop

Dikelola oleh PT Reska, yang merupakan anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero), kedai kopi ini menempati salah satu bagian plataran Stasiun Tugu. Lokasinya yang strategis, berada di pintu masuk Jalan Malioboro, membuatnya tidak hanya menjadi area transit bagi penumpang kereta, melainkan juga tempat rehat bagi banyak pengunjung yang hendak mengeksplor jalanan paing terkenal di Jogja itu. Beragam biji kopi Nusantara menjadi andalan di sini, yang bisa dipesan dalam bentuk racikan espresso atau manual brew, semuanya nikmat.
Kabar baiknya lagi, kedai kopi ini buka 24 jam, jadi kamu pun bisa leluasa menyambanginya di berbagai kesempatan.

3. Wanderlust Coffee

Bisa dibilang, inilah pelopor kedai kopi hits di kawasan Malioboro, yang sejak lama telah menjadi favorit banyak orang, termasuk para turis asing yang datang berkunjung ke Yogyakarta. Tempatnya tidak begitu besar, namun terasa hangat dan menyenangkan. Furniturnya didominasi bangku besi berdesain minimalis, yang kontras bersandingan dengan meja bar bertekstur bata ekspor. Terdapat beberapa mural hitam putih berukuran kecil yang kian menyemarakkan interiornya. Selain beragam espresso based, Wanderlust juga punya beberapa biji kopi Nusantara yang bisa diseduh secara manual atau menggunakan V60.

4. Indische Koffie

Ini nih lokasi kedai kopi paling epik di Jogja, yakni terletak di dalam Benteng Vredeburg yang merupakan bekas benteng pertahanan Kolonial Belanda. Menempati salah satu bangunan di area terdepan benteng, kedai kopi ini didesain menyerupai gentleman’s club di era 20-an, dengan langit-langit tinggi dan dominasi kayu cokelat pekat yang tampak klasik. Bangku-bangkunya pun didesain senada, memberikan kesan hangat untuk ngobrol bareng sambil menyesap kopi. Kopi Luwak dan aneka ragam kopi Nusantara menjadi andalan coffee shop ini, yang dihidangkan di dalam cangkir keramik istimewa. Sajian pastry-nya juga patut dicoba, menggabungkan cita rasa modern dan lokal.

5. Le Travail Coffee

Tak hanya sekadar tempat nongkrong, di sini banyak juga mahasiswa yang mengerajakan tugas sambil diskusi. Cafe ini termasuk ramah untuk mahasiswa. Bagaimana tidak, harganya terjangkau di bawah IDR30.000, WiFi cepat, tempat kondusif, interior artistik berkesan hangat, dan lebih asik lagi, buka 24 jam.