Tips Menghadapi Bencana Ketika Sedang Liburan

Tips Menghadapi Bencana Ketika Sedang Liburan – Indonesia merupakan Negara yang menjadi daerah yang rawan akan bencana alam. Mulai dari gunung, laut, hutan hampir semuanya di Indonesia punya. Selain itu, Indonesia juga merupakan tempat destinasi wisata yang banyak diminati. Namun yang namanya bencan pun datangnya tidak disangka – sangka, anda  perlu mengetahui hal yang harus anda lakukan ketika bencana datang tiba – tiba. Berikut tips yang harus anda lakukan.

Bersikaplah Tenang

Saat bencana alam terjadi entah itu gempa bumi, air bah, banjir, kebakaran, hal pertama yang perlu dilakukan adalah bersikap tenang. Jika kita panik saat bencana terjadi hal ini justru membuat kamu tidak bisa berpikir jernih untuk mengamankan diri. Bersikap panik juga bisa menyebar ke orang lain sekitar kita yang nantinya mungkin akan membuat situasi semakin kacau.

Berlindung Dibawah Meja

Jika kamu sedang berada di dalam ruangan saat bencana alam seperti gempa bumi cobalah untuk berlindung di bawah meja. Saat getaran gempa mulai terasa, kamu bisa langsug merunduk dan bersembunyi di meja terdekat hingga gempa berhenti. Hal yang perlu kamu ingat adalah “Merunduk, Berlindung dan Tunggu!” atau “Drop, cover, hold on”. Berlindung di bawah meja akan melindungi tubuh kamu jika ada benda-benda berjatuhan atau runtuh dari atas.

Keluar Gedung dan Berkumpul di Lapangan

Jika kamu berada di dalam gedung tetapi cukup dekat dengan pintu keluar, cobalah untuk berlari keluar gedung. Setelah keluar dari gedung, hal selanjutnya yang perlu kamu lakukan adalah menjauhi gedung dan mencari lapangan terbuka. Guncangan gempa yang terasa keras biasanya bisa meruntuhkan bangunan. Hal ini akan sangat berbahaya jika kamu terus berada di dekat gedung karena bisa saja kamu terkena benda-benda yang runtuh.

Gunakan Tangga Darurat

Jika kamu dalam gedung tetapi berada di tingkat atas, cobalah untuk turun dengan menggunakan tangga darurat. Jangan sekali-kali turun gedung bertingkat saat gempat dengan menggunakan lift. Karena dalam keadaan darurat, lift bisa saja jatuh atau stuck sehingga kamu tidak bisa keluar.

Jangan Berkendara

Gempa bisa saja terjadi kapan pun, bahkan jika kamu sedang berkendara. Jika hal tersebut terjadi cobalah untuk hentikan kendaraan kamu sejenak dan keluar dari kendaraan. Setelahnya, carilah lapangan luas atau mungkin gedung tinggi di sekitar kamu. Berada di dalam kendaraan cukup beresiko karena nantinya bisa saja lalu lintas akan kacau dan kamu tidak sempat untuk mengamankan diri.

Cari Tempat Tinggi Saat di Pantai

Saat kamu sedang di pantai  dan terjadi bencana alam cobalah untuk mencari tempat lebih tinggi. Apalagi jika gempa yang terjadi skalanya cukup tinggi, potensi terjadinya tsunami akan lebih besar. Itulah mengapa sangat penting untuk kamu berlari untuk mencari tempat yang lebih tinggi seperti gedung atau menara. Tsunami biasanya akan terjadi dalam waktu yang cepat. Jadi, sebelum air naik sebaiknya kamu mengamankan diri terlebih dahulu.

Berkumpul Dengan Warga Lokal dan Wisatawan Lainnya

Saat bencana alam terjadi dan kamu berada di lokasi yang mungkin baru, akan lebih baik untuk berkumpul dengan warga lokal sekitar. Warga lokal di sana biasanya lebih tahu tentang daerah tersebut. Jadinya, kamu pun bisa mengikuti mereka untuk mencari tempat perlindungan atau tempat yang lebih aman di sekitarmu.

Kenali Tanda-Tanda Sekitar

Saat akan terjadi bencana alam biasanya akan ada tanda-tanda yang bisa kamu lihat di sekitar. Misalnya saja saat gunung meletus, hewan-hewan yang ada di pegunungan akan turun. Selain itu, saat akan terjadi tanah longsor biasanya akan muncul beberapa tanda seperti retakan tanah, air sumur yang keruh, hingga keluar mata air dari batu kerikil. Pohon dan tiang listrik yang miring juga menjadi indikasi akan terjadinya longsor.

Berlindung di Bangunan yang Kokoh

Jika mungkin saat gempa bumi, kamu harus keluar gedung atau rumah, saat puting beliung kamu justru harus melakukan hal sebaliknya. Biasanya puting beliung akan ditandai dengan adanya awan gelap dan hujan dengan angin yang sejuk. Setelahnya, angin tersebut akan semakin kencang dan terjadilah pusaran angin yang besar. Saat hal tersebut terjadi sebaiknya kamu tidak beraktivitas di bawah papan besar, baliho, pohon atau bangunan yang tidak kokoh. Hal ini karena ada kemungkinan benda-benda tersebut runtuh saat angina besar menerjang.

Mengirimkan Pesan Darurat

Bila kamu kebetulan sedang memegang ponsel saat bencana alam terjadi, kamu bisa mengirimkan pesan darurat jika ada korban jiwa disekitarmu. Kabarkan juga kepada keluarga, kalau kamu baik-baik saja agar mereka lebih tenang. Carilah pertolongan sekitar dengan menghubungi nomor darurat.

Kembali Ke Daerah Asal

Jika memang keadaan sedang genting dan kondisi di sekitar kamu semakin memburuk sebaiknya kamu pulang ke tempat asal. Selain akan lebih aman, kamu juga tidak akan tahu apa kondisi ke depan akan membaik atau tidak. Dengan pulang ke tempat asalmu, hal ini juga akan membantu petugas disana untuk melakukan evakuasi dan penyelamatan terhadap warga setempat.