Transportasi

Jogja mempunyai banyak destinasi wisata yang menarik. Tetapi tidak semua destinasi wisata itu bida dikunjungi dengan transportasi umum. Berikut transportasi yang bisa digunakan ketika ada di Jogja.

1. Jalan Kaki

Siapa bilang menikmati indahnya kota Jogja harus pakai transportasi kendaraan? Jalan kaki pun tak masalah, Saat liburan di Jogja, kamu wajib ngerasain yang namanya jalan kaki kesana kemari, kamu bisa mengunjungi beberapa tempat terkenal di Jogja mulai dari keraton, Alun-alun Kidul, Museum Sonobudoyo sampai Benteng Vredeburg dan masih banyak lagi, tentunya dengan jalan kaki. Jadi irit kan?

2. Trans Jogja dan Bus Kota

Kalau dirasa dengan berjalan kaki tidaklah mungkin karena jaraknya cukup jauh, kamu bisa naik Trans Jogja ataupun Bus Kota. Biayanya pun cukup murah, yakni tak sampai 10 Ribu kamu sudah bisa berkeliling di Jogja dan banyak lokasi wisata yang bisa kunjungi dengan transportasi ini seperti Pantai Parangtritis, Malioboro dan Borobudur.

Namun satu hal yang perlu digarisbawahi, jalur trans Jogja atau bus kota itu cukup sulit di mengerti, maka dari itu sering seringlah tanya ke petugas untuk informasi jalur tersebut.

3. Sewa Sepeda

Selain Kota Gudeg dan Kota Pelajar, Yogyakarta juga memiliki satu julukan lain yaitu Kota Sepeda. Kota ini memiliki cukup banyak fasilitas yang bisa memanjakan para bikepackingalias backpacker bersepeda, seperti jalur khusus, papan penanda jalur alternatif, ruang tunggu khusus di tiap lampu merah, hingga rak parkir yang tersedia di beberapa tempat. Dengan menggunakan sepeda, kita bisa mengunjungi lokasi-lokasi wisata yang memiliki jarak agak jauh dan tidak dijangkau kendaraan umum, seperti Makam Imogiri, Desa Turgo, Kaliadem, Pantai Depok, dan lain-lain. Kita pun bisa menikmati suasana Jogja dengan lebih santai dan tanpa polusi. Asyik, kan?

4. Sewa Mobil atau Motor

Jika jalan kaki dan bersepeda apalagi naik kendaraan umum seperti bus kota tidak membuat kamu nyaman. Maka solusi yang terbaik adalah dengan menyewa saja kendaraan di Jogja baik itu motor atapun mobil. Kalau kamu berramai rami lebih dari 5 orang, biaya sewa mobil bakal terasa lebih murah dan kamu bakal lebih enjoy liburan di Jogja.

5. Hitchhiking

Cara ini mungkin tergolong nekat, tapi cukup berguna bagi para backpacker. Meskipun budaya hitchhiking alias menumpang mobil seseorang belum terlalu dikenal di Indonesia, tidak ada salahnya bila mencoba trik ini. Cukup berikan tanda “jempol ke atas” di pinggir jalan yang sesuai, tunggu hingga ada mobil yang berhenti, lalu utarakan tujuan kita. Tas ransel besar, pakaian agak lusuh dan muka yang memelas mungkin bisa membantu. Butuh waktu yang agak lama sampai menemukan tumpangan dan kita pun tidak tahu siapa orang yang akan memberi tumpangan. Atas pertimbangan keamanan, cobalah untuk menghindari cara ini kecuali jika kita benar-benar terdesak.