wisata-religiWISATA RELIGI BERBAGAI AGAMA DI YOGYAKARTA

Wisata Religi – Wisata Religi membuat hati kita menjadi tentram dan damai. Berwisata tidak hanya untuk menyegarkan pikiran dan badan, namun rohani kita juga butuh penyegaran. Salah satunya dengan berwisata religi. Tujuan wisata religi adalah lebih mendekatkan diri kepada-Nya dengan kegiatan yang asik sehingga tidak cepat bosan dan menjadi kegiatan yang seru.

Yogyakarta, selain terkenal dengan keindahan alam dan makanan khasnya. Di kota ini juga menyimpan banyak tempat bersejarah yang sekaligus bisa dijadikan sebagai tempat wisata religi. Apa saja tempatnya?

Berikut Spot Wisata Religi berbagai agama yang ada di  Yogyakarta

Gereja Ganjuran

10 Wisata religi di Jogja yang akan menentramkan batinmu

View Image

foto: brilio.net/fadila adelin

Jika kamu ingin melihat Yesus dalam balutan Jawa, maka berkunjunglah ke Gereja Ganjuran yang terletak di Bantul. Gereja ini sangat unik karena menampilkan Yesus dan Bunda Maria dengan busana campuran Jawa dengan Hindu. Di gereja tersebut juga terdapat candi dengan patung Yesus di dalamnya yang biasa digunakan para jemaat untuk merenung dan berdoa. Sebenarnya gereja ini bukanlah tempat wisata, namun siapapun diperbolehkan untuk berkunjung walaupun bukan umat Katolik.

Pura Jagatnatha

Bertempat di Jalan Pura No. 370, Desa Plumbon, Banguntapan, Bantul, konon pura ini pernah digunakan Sri Sultan Hamengku Buwono II untuk bertapa. Pura Jagatnatha yang berdiri tahun 1967 ini, hingga kini destinasi wisata religi. Tak hanya itu, pura Jagatnatha juga masih difungsikan sebagai tempat sembahyang para pemeluk agama Hindu di Yogyakarta. 

Vihara Buddha Prabha (Klenteng Fuk Ling Miauw/ Klenteng Gondomanan)

Berlokasi di Jalan Brigjend.Katamso No.3, Prawirodirjan, Gondomanan, vihara ini didirikan kurang lebih tahun 1900. Hingga kini, destinasi wisata religi ini masih digunakan sebagai tempat sembahyang masyarakat Tionghoa dan umat Buddha di Yogyakarta.

Sendang Sriningsih

10 Wisata religi di Jogja yang akan menentramkan batinmu View Image

foto: arrayahotel.com

Kawasan yang kini menjadi tempat ziarah Sendang Sriningsih ini dikeramatkan dan dulunya sering dipakai untuk bersemedi. Namanya dulu adalah Sendang Duren. Lalu pada tahun 1935, Sendang Duren mulai dibangun menjadi tempat ziarah. Namanya pun berganti menjadi Sendang Sriningsih. Sriningsih memiliki arti perantara segala rahmat. Walaupun saat ini sumber asli sendang tidak lagi terlihat, namun pengunjung dapat mengambil air dari pancuran yang ada.

Masjid Kotagede

10 Wisata religi di Jogja yang akan menentramkan batinmu

Masjid Kotagede Jogja merupakan masjid tertua di Kota Gudeg ini yang dibangun sejak zaman kejayaan kerajaan Mataram di bawah pemerintahan Sultan Agung. Masjid yang berada di kawasan wisata heritage Kotagede ini masih memiliki ciri khas klasiknya. Saat kamu berwisata di Kotagede, jangan lewatkan mengunjungi masjid ini. Apalagi untuk kamu yang beragama muslim, sempatkan untuk merasakan sholat di masjid tertua di Jogja ini.